model batik lokal

8 Pengrajin Lokal Ini Menjual Kain Batik dengan Kualitas Unggul

Selain bawahan batik berupa rok, celana, maupun kulot; keberadaaan kain baitk sebagai salah satu bentuk fashion tidak boleh dilupakan begitu saja. Malah dengan kain batik, kekentalan budaya dapat terlihat di penampilanmu.

Kamu pun tidak perlu takut merasa ketinggalan zaman dengan pasangan kain batik yang melekat di badan sebab sekarang, penggunaan kain batik sudah jauh lebih luas.

Memang dengan bertransaksi di pengrajin yang menjual kain batik, kamu bisa menjahit kain tersebut dan membuat model busana yang kamu kehendaki. Namun kalaupun tidak diolah terlebih dahulu, para wanita bisa kok langsung mengenakan kain batik tersebut dengan model jarik atau membuatnya makin tampak modis dengan balutan gesper besar bernuansa etnik. Justru dengan tidak dijahit, kamu bisa lebih bebas menggunakan kain batik tersebut tanpa perlu ada perasaan khawatir kekecilan ataupun kebesaran saat dipakai.

Soal padu padannya pun, kamu jangan berpikir bahwa kain batik hanya pantas berpasangan dengan segala model kebaya. Nyatanya, manisnya kain batik yang dibentuk menjadi jarik juga apik dipasangkan dengan loose blouse dengan model kalong ataupun kaus ketat. Tinggal sesuaikan saja dengan acara yang hendak kamu kehendaki. Jika memang resmi, memadukannya dengan kebaya atau loose blouse merupakan pilihan terbaik. Namun jika hanya untuk acara hangout, cukup memadukannya dengan kaus ketat yang menjamin penampilanmu tampak elegan.

Banyak sekali kan kegunaan kain batik untuk menunjang gaya fashion. Kamu pun pasti ingin segera mencari pengrajin yang menjual kain-kain batik berkualitas unggul dan bermotif beragam.

1. Vsn Batik Galunggung

Sesuai namanya, pusat pengrajin yang menjual kain batik ini berada di dekat Gunung Galunggung, daerah Tasimalaya. Dari mereka, kamu bisa menjumpai beragam pilihan kain batik baik dari segi jenis sampai motif. Ya, Vsn Batik Galunggung memang menjual batik tulis maupun batik cap yang dikombinasikan dengan batik tulis. Meskipun dibuat telaten oleh tangan-tangan pengrajin menggunakan teknik yang cukup rumit, harga untuk selembar kain batik dari pengrajin lokal ini sangat terjangkau, mulai dari Rp 120.000 sampai Rp 350.000.

Untuk semua kain batik buatannya, Vsn menerapkan satu ukuran, yaitu panjang 235 cm dengan tinggi 105 cm. Dengan ukuran ini, kamu bisa mengkreasikan kain batik Vsn menjadi berbagai model busana, bahkan dress maxi sekalipun. Motifnya pun tinggal dipilih, mau yang mengikuti pakem batik pedalaman, seperti kawung atau sidomukti; atau merasa batik pesisiran dengan motif megamendung lebih menarik dengan pilihan warna yang lebih beraneka? Motif maupun cara pembuatan yang ditulis ataupun dicap kombinasi sama sekali tidak membedakan harga kain batik yang dijual Vs. Jenis kainlah yang memengaruhi harga kain batik dari pengrajin ini. Kain batik yang menggunakan katun primisima dijual lebih tinggi karena memang lebih lembut dibandingkan batik yang berbahan dasar katun Garuda.

2. 2G Batik Madura

Batik pesisiran memang memiliki daya tarik untuk kalangan anak muda karena motif dan warnanya lebih beragam. Menyadari hal ini sekaligus untuk memomulerkan batik Madura yang pamornya masih kalah dibandingkan batik pedalaman maupun batik megamendung dari Cirebon, 2G Batik Madura menjual kain batik dengan motif Madura asli. Di pengrajin ini kamu bisa menemukan kain batik aneka warna dengan motif –motif berkisar tumbuhan maupun hewan, khas batik pesisiran.

Menggunakan jenis kain katun santyu untuk tiap kain batik tulis yang dibuatnya, 2G Batik Madura menjamin kualitas batik handmade buatannya ini adem dan tidak gampang luntur. Mengenai harganya sendiri, kain batik berukuran panjang 192 cm dan tinggi 110 cm ini dijual dengan kisaran harga Rp 75.000 sampai Rp 80.000. Ada pula kain batik dengan ukuran panjang 226-230 cm dengan tinggi serupa yang dijual agak lebih mahal, yaitu Rp 150.000 sampai Rp 350 untuk kain batik yang berbahan dasar katun primisima. Bukan hanya ukuran dan bahan yang membedakan, kain dengan harga yang lebih tinggi ini juga dipengaruhi motif batiknya yang lebih rapat dan bervariasi.

3. Kian Kinanti

Berinovasi bisa dilakukan dengan cara apa pun, termasuk dalam membuat kain batik. Hal inilah yang dipegang oleh Kian Kinanti yang merupakan pengrajin asal Bekasi. Alih-alih memilih motif pakem ala batik pedalaman maupun batik pesisiran yang kemudian dikembangkan menjadi berbagai warna, Kian Kinanti benar-benar merombak total pandangan orang mengenai batik. Pengrajin lokal yang satu ini membuat kain batik lukis dengan motif abstrak. Sepintas, orang tidak akan sadar kain tersebut termasuk jenis batik jika dilihat dari motifnya. Namun jika dilihat dari cara dan bahan pelukisannya, kain yang dijual pengrajin ini memang benar bisa digolongkan sebagai batik.

Menerapkan harga datar untuk tiap kain batiknya, yaitu senilai Rp 200.000, Kian Kinanti menjanjikan keeksklusifan dalam penjualan kain batiknya. Bagaimana tidak, pengrajin ini hanya membuat satu motif untuk satu kain batik yang dijual. Dengan demikian, kamu tidak akan menemukan motif serupa dipakai oleh orang lain. Berukuran panjang 200 cm dan tinggi 110 cm, kain batik abstrak ini bisa kamu olah menjadi berbagai jenis busana ataupun digunakan sebagai jarik yang lebih simpel untuk para wanita.

4. Batik Baron van Java

model batik lokal

Pengrajin asal Semarang ini sangat ahli dalam membuat dan menjual kain batik dengan beragam motif dan bahan. Semua material yang digunakan pun terbaik di kelasnya, mulai dari kain batik berbahan katun primis yang dipatok dengan harga berkisar Rp 350.000 sampai Rp 650.000. Ada pula kain batik berbagan sutra yang dibanderol lebih mahal, yakni Rp 1,25 juta sampai Rp 1,75 juta. Selain karena memang materialnya yang mumpuni, harga tinggi yang dipasang oleh Batik Baron van Java karena motif-motifnya begitu rapat dan sulit.

Semua kain batik dari pengrajin lokal ini dibuat dengan cara ditulis. Tentu terbayang dong betapa sulitnya dan usaha yang harus dilakukan untuk menjadikan selembar kain batik berukuran 240×101 cm dan 250×112 cm dengan motifnya yang rapat dan detail menggunakan canting dan lilin malam. Dengan corak yang begitu cantik—yang rata-ratanya merupakan motif batik pedalaman, seperti parang ataupun sidomukti—kain batik ini memang dipersiapkan untuk pola kemeja, bukan untuk dijadikan jarik.

5. Sari Batik Craft

Sesuai pusat kerajinannya, Sari Batik Craft yang berasal dari Pekalongan membuat berbagai kain bermotif khas Pekalongan. Jadi, di sini kamu bisa menemukan campuran corak dari batik pedalaman ataupun batik pesisiran dengan warna yang lebih beragam. Untuk jenisnya sendiri, Sari Batik Craft membuat jenis batik cap maupun batik tulis. Tentu kedua batik ini dipasangi harga yang berbeda. Batik cap dari Sari Batik Craft bisa dimiliki hanya dengan merogoh Rp 75.000 sampai Rp 120.000. Namun, apabila kamu ingin memiliki kain batik tulis dari pengrajin ini, kamu harus menyiapkan dana minimal Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta.

Membuat ukuran kainnya seragam, yaitu dengan panjang 250 cm dan tinggi 105 cm, Sari Batik Craft pun memakai material dasar yang sama baik untuk kain batik tulis maupun batik cap atau celupnya. Kain batik prima yang tebal, adem, dan lembut menjadi pilihan mereka. Untuk kain batik cap buatan pengrajin ini, kamu hanya akan menemukan motif pasaran, seperti kembang ataupun anyaman. Sementara itu, motif yang lebih eksklusif baru bisa kamu peroleh jika memutuskan mengambil kain batik tulis mereka. Segala macam corak pesisiran hingga paduan pepesiran dengan motif pedalaman bisa kamu temukan di sini.

6. Batik Jaya Abadi

Dengan harga yang amat terjangkau itu, kamu bisa memilih corak kain batik yang kamu kehendaki. Sebagai informasi, Batik Jaya Abadi bisa menjual murah kain-kain batik handmade buatannya karena setiap kain dibuat dengan cara dicap atau di-emboss. Meskipun demikian, kain batik cap yang diproduksinya memiliki motif yang tidak itu-itu saja. Kamu bisa menemukan kain batik cap dengan motif kawung sampai batik beraneka warna dengan motif bunga ala pesisiran. Dengan ukuran panjang 200 cm dan tinggi 105 cm, kain batik ini bisa dijadikan jarik oleh kaum wanita atau dijahit menjadi berbagai model busana kegemaranmu.

7. Kaen Batik

Nama pengrajin ini menggambarkan dengan jelas apa yang sebenarnya dijual oleh mereka. Ya, mereka memang spesialis menjual kain batik yang tidak diolah menjadi busana apa pun. Menerapkan warna-warna cerah dalam tiap kain batiknya, baik yang bercorak pedalaman maupun pesisiran, Kaen Batik mampu menghasilkan dan menjual kain batik yang tampak modern dan bisa dipakai oleh semua kalangan. Harga yang ditawarkan oleh Kaen Batik untuk selembar kain batiknya pun pasti terjangkau oleh siapa pun, yakni berkisar Rp 175.000 sampai Rp 225.000 dengan ukuran panjang 200 cm dan tinggi 115 cm.

Harga yang sedemikian bersahabat karena rata-rata Kaen Batik menerapkan teknik mengecap untuk kain batik produksinya. Untuk masalah coraknya pun, pengrajin asal Tangerang ini memanfaatkan teknologi digital sehingga bisa memadupadankan berbagai corak yang tenar di masyarakat. Menggunakan kain jenis katun 50s sebagai material dasarnya, dijamin kain batik dari pengrajin ini nyaman dipakai dalam bentuk pakaian jadi maupun jarik biasa.

8. Batik Merdeka

motif batik indonesia

Solo maupun Yogyakarta terkenal dengan motif pedalamannya yang memakai warna-warna natural, seperti cokelat, hitam, maupun putih. Sementara itu, daerah pesisir seperti Cirebon dan Madura menerapkan pola flora dan fauna dengan warna-warna yang mencolok khas pesisiran. Lalu, bagaimana dengan Brebes? Daerah yang terkenal dengan produksi telur asinnya ini ternyata memiliki keunikan batiknya sendiri, yaitu menggunakan warna-warna alami khas batik pedalaman, namun dengan motif flora dan fauna yang cenderung ditemukan pada batik pesisiran. Hal inilah yang kemudian diangkat oleh pengrajin lokal asal daerah tersebut, Batik Merdeka, untuk membuat kain batik khas Brebes.

Bukan hanya menerapkan warna-warna natural dan motif hewan atau tumbuhan, nyatanya Batik Merdeka juga membuat kain batik dengan teknik tradisional khas Brebes. Tiap kain batik berukuran panjang 250 cm dan tinggi 105 cm ini direndam dengan minyak kacang terlebih dahulu sebelum dilukiskan motif batiknya. Alhasil, kain batik dari pengrajin ini sangat terasa lembut saat dipakai. Dengan teknik yang demikian ruwet dan motif yang benar-benar ditulis telaten, tidak mengherankan jika selembar kain batik dari pengrajin ini dihargai Rp 450.000 sampai Rp 1,95 juta; bergantung kedetailan corak yang kamu pilih

Leave a Comment