Cara Membuat Pouch DIY Keren dari Jeans Bekas

dari jeans bekas

Pernah terpikir apa yang harus kamu lakukan terhadap setumpuk celana jeans yang sudah tidak muat atau outdated? Daripada jeans bekas ditumpuk di lemari terus, yuk manfaatkan menjadi pouch DIY yang keren dan lucu.

Mendaur ulang celana jeans bekas kamu menjadi pouch atau tas kecil serbaguna sangat gampang dan tidak menyita banyak waktu.

Dengan pouch DIY dari jeans bekas ini, kamu bisa menyimpan benda-benda kecil seperti smartphone, kunci rumah, hingga keperluan kecil lain yang gampang hilang jika diletakkan langsung di dalam tas.

kerajinan jins bekas

Simak tutorial pouch DIY keren dari jeans bekas berikut:

Bahan-bahan yang Diperlukan

Bagian celana dari jeans bekas
Sedikit cat warna putih & Kuas
1 buah kancing besar
1 buah karet gelang untuk rambut
Jarum pentul, jarum, dan benang
Gunting

Cara membuat

Gunting bagian celana dari jeans bekas dengan panjang sekitar 25 cm.

Keluarkan bagian dalam jeans untuk memulai menjahit bagian potongan jeans tersebut. Kamu boleh menggunakan jarum dan benang atau mesin jahit jika menguasainya.

dari jeans bekas

Setelah selesai menjahit, keluarkan kembali bagian luar dari jeans tersebut.
Lipat bagian bawah jeans yang terbuka ke bagian atas sehingga menyerupai amplop.

Tandai bagian tengah dari bagian jeans yang terbuka dengan pensil kain. Ini akan menjadi bagian jahitan berikutnya untuk karet gelang rambut.

Gunakan jarum pentul di salah satu sisi kain jeans sebagai penahan karet gelang rambut. Ini supaya penjahitan bisa lebih mudah dilakukan.

Gunakan jarum dan benang yang menyerupai warna jeans kamu tersebut untuk menjahit karet gelang rambut di bagian dalam dari lipatan jeans.

Setelah selesai menjahit, gunakan pulpen untuk menandai bagian yang serupa di kain jeans sebagai tempat kancing.

Pastikan posisi kancing yang akan dijahit sudah seimbang dengan bagian karet rambut tersebut. Jika sudah yakin, mulai jahitlah bagian kancing di bagian yang ditandai.

Pouch keren DIY dari jeans bekas sudah siap kamu gunakan.

daur ulang celana bahan jeans

Supaya pouch DIY baru kamu makin kece, gunakan kuas dan cat untuk membuat desain sesuai selera. Setelah selesai mengecat, setrika bagian cat supaya hasil tempelan cat bisa merekat sempurna. Ingat untuk menggunakan pelapis seperti kain tipis atau kaos sebelum menyetrika.

Bagaimana? Gampang bukan? Jangan mau ketinggalan dengan tips tutorial lain dari Qlapa. Selalu kreatif dan aktif dengan mengisi waktu luang mendaur ulang benda-benda bekas menjadi barang baru yang berguna, cantik, dan pastinya keren banget!

Sumber: Jessica Rebelo

Kumpulan Inspirasi Souvenir Pernikahan Handmade Menarik

souvenir pernikahan magnet kulkas

Salah satu cara menekan budget pesta pernikahanmu adalah dengan mencari suvenir yang murah, namun tetap unik.

Akan tetapi, kamu pastinya kerap kesulitan meneukan suvenir yang sesuai keinginanmu tersebut.

Jika unik, harganya relatif mahal. Kalaupun menemukan suvenir murah, fungsi dan keunikannya sangat minim.

Kalau sudah demikian, bagaimana jika kamu membuat suvenir pernikahanmu sendiri? Lima ide suvenir ini bisa menjadi pertimbanganmu.

Tote Bag Simpel

souvenir pernikahan totebag souvenir pernikahan magnet kulkas

Kamu bisa menyicil membeli kain blacu sekarang untuk dibuat menjadi tote bag. Jangan biarkan tote bag untuk suvenirmu itu tampil polos. Setelah mencapai jumlah yang diinginkan, kamu bisa membordirnya atau menyablonnya dengan sketsamu dan pasangan. Menyablon tas tersebut dengan kata-kata bijak dan romantis pun bisa menjadi pilihan.

Pajangan Mungil Berupa Tabung

Apabila kamu termasuk pencinta travelling dan kerap jalan-jalan ke pantai, kamu bisa loh mulai mengumpulkan kerang-kerang kecil untuk membuat suvenir pernikahan yang unik. Modalnya hanya kerang, pasir, dan tabung mungil. Dengan itu, kamu bisa membuat pajangan mungil berisi kerang yang manis ditaruh di meja belajar maupun meja kerja.

Magnet Kulkas ala Bride and Groom

Pasti kamu sering mendapat suvenir berupa magnet kulkas dengan aneka bentuk? Kammu bisa memilihnya pula untuk menjadi suvenir pernikahanmu, yang tentunya dibuat handmade. Bermodalkan kain flanel, dracon, dan magnet; kamu bisa ciptakan magnet kulkas bergaya bride and groom yang mungil dan manis.

Bibit Bunga untuk yang Cinta Lingkungan

Kamu ingin memberikan suvenir yang terkesan ramah lingkungan? Tidak harus selalu beruapa tanaman beserta potnya, kamu juga bisa membuat sendiri suvenir ramah lingkungan ala pernikahanmu. Caranya, belilah bibit bunga sebanyak mungkin, kemudian bungkus dalam wadah yang menari, seperti amplop cokelat maupun tabung mungil yang telah diberi label namamu dan pasangan. Setelah itu, biarkan para tamumu yang bekerja dengan menanam bibit tersebut di manapun mereka suka.

Cookies Manis dengan Tampilan Ciamik

Tidak melulu harus barang, kamu juga bisa memberikan suvenir berupa makanan kepada para tamu. Buat yang jago masak, tentu ini tidaklah sulit. Kamu cukup membuat cookies dengan bentuk yang unik dan mungil. Setelah itu, masukkan dalam tabung kaca dan susun secara menarik. Voila, suvenir ini pasti menjadi kesukaan para tamu.

Jenis Kulit Sapi yang Sering Digunakan untuk Produk Kerajinan

jenis kulit sapi

Sadar dong sekarang beragam barang dan kerajinan dari kulit tengah menjadi hits?

Tapi tahukah kamu kalau salah satu jenis kulit hewan yang paling sering digunakan adalah kulit sapi.

Hal ini disebabkan karena kulit sapi dikenal awet dan mudah diolah menjadi berbagai produk, baik fashion maupun craft.

Nah, kulit sapi sendiri dibedakan berdasarkan cara pengolahannya.

Biar lebih bisa memilih produk kulit yang sesuai keinginan, yuk coba mengenal beraneka jenis kulit sapi di bawah ini.

jenis kulit sapi

Kulit Nabati atau Veg Leather

Kalau mau cari produk kulit yang harganya ramah di kantong, cobalah mencari yang berbahan kulit nabati.

Disebut demikian karena jenis kulit sapi jenis ini memakai bahan-bahan nonkimia dalam penyamakannya.

Sangat mudah membedakan jenis kulit ini dari jenis kulit lain.

Soalnya, warna kulit nabati cenderung ke arah merah muda dengan karakter yang cenderung kaku.

Suede

bahan kulit sapi

Jenis kulit yang satu ini pun gampang teridentifikasi karena teksturnya yang cenderung berserabut.

Kenapa bisa? Karena suede diambil dari kulit lapisan dalam yang diproses melalui penyamakan lalu diampelas dan disikat hingga serabut atau bulu-bulu halus pada permukaan kulit tersebut muncul.

Setelah itu, kulit dapat diwarnai sesuai dengan keinginan,Karena proses itu, jika diterpa sinar yang terang, permukaan bahan suede akan menimbulkan efek lebih banyak kilauan.

Nubuck

perbedaan kulit asli dan imitasi

Beberapa orang kerap sulit membedakan kulit suede dan nubuck. Sebenarnya dari segi pengolahan, kedua kulit ini juga tidak berbeda.

Yang membedakan hanya bahan lapisan kulit yang digunakan.

Nubuck dibuat dari lapisan kulit di bagian luar. Selain itu, serabut kulit nubuck juga lebih halus dan rapat.

Dari segi harga, produk dari kulit nubuck juga dihargai lebih tinggi daripada suede.

Pull-up Leather

bahan kulit sintetis

Kalau kamu melihat produk dari kulit sapi yang beraneka warna, sudah hampir bisa dipastikan itu masuk dalam jenis pull-up leather.

Jenis kulit sapi yang satu ini memang paling banyak beredar di pasaran sebab sangat lentur sehingga mudah diolah menjadi beragam barang. Dalam penyamakannya, pull-up leather menggunakan bahan kimia, namun tidak menghilangkan tekstur kulit sapi yang khas.

Brush-off Leather atau Krom

kulit sapi

Dari segala jenis kulit sapi, brush-off leather memiliki harga yang paling tinggi. Tidak perlu heran karena jenis kulit ini agak ribet pembuatannya, mulai dari penyamakan hingga pemberian minyak. Kulit krom ini pun memiliki ketebalan yang lebih daripada jenis kulit sapi lainnya, namun sangat lentur. Permukaannya pun sangat halus dan tidak tampak lagi serat-serat khas kulit sapi.

Tak kenal maka tak sayang, sudah kenal tentunya semakin sayang, dong! Bisa ditebak nih, sekarang kamu makin tergila-gila dengan beragam produk kulit sebab sudah mengetahui kulit sapi jenis apa yang cocok untuk produk kegemaranmu, bukan?

10+ Foto Kamar Tidur Serderhana Tapi Terlihat Luas [Panduan Inspirasi Foto Lengkap]

menyiasati kamar tidur sempit

Buat beberapa orang, kamar tidur itu ibarat rumah yang sesungguhnya.

Karena di kamar tidur ini, kamu mungkin biasa menghabiskan waktu berlama-lama dan melakukan berbagai kegiatan, lebih lama dari ruangan lain.

Karena itu, kenyamanan kamar menjadi sangat penting untuk menciptakan hunian yang membuatmu betah tinggal di dalamnya.

Salah satu bentuk kenyamanan bisa diperoleh dari luasnya sebuah kamar.

Dengan luas yang memadai, kamu tidak akan merasa sumpek dan akan merasa bebas untuk beraktivitas di ruang tidurmu.

Tapi, tidak semua orang bisa memiliki kamar dengan luas yang diidamkan.

menyiasati kamar tidur sempit

Keterbatasan lahan di kota-kota besar menjadi bagian dari faktornya. Namun tidak perlu kecewa dulu.

Kamar sempit yang tadinya kamu keluhkan bisa diubah kok menjadi terasa lebih luas dengan sentuhan berbagai trik simpel.

Tidak perlu merenovasi kamar supaya mendapatkan luas ruangan yang diidamkan.

Menata ulang perabotan dan mendesain kembali interior kamarmu sudah bisa menjadi jawaban untuk membuat kamar yang agak kecil terasa lebih luas.

Penasaran? Yuk ikuti trik-trik di bawah ini untuk mengubah kamar sempitmu menjadi tampak luas dan nyaman.

1. Pilih Warna Dinding yang Cerah

kamar tidur kecil minimalis

Jangan pusing dulu ketika memutuskan merombak interior kamarmu demi mendapat pandangan yang luas dari lahan kamar yang tidak seberapa. Hal pertama dan utama yang bisa kamu lakukan adalah mengganti cat dinding kamarmu dengan warna-warna lebih cerah. Warna putih, salem, mapun peach bisa menjadi pilihan tepat untuk menimbulkan trik “kamar luas” di kamar tidurmu.

2. Ganti Gorden dengan Kerai

design kamar sempit

Memasang gorden lucu sebagai penutup jendela memang sesuatu yang bisa membuat kamu makin betah berada di kamar. Tapi jika kamarmu sempit, gorden lucu dengan beragam corak hanya akan membuat ruang tidurmu terasa penuh dan sempit. Gantilah gordenmu dengan kerai yang unik dan lebih sederhana. Penggunaan kerai bisa membantu pencahayaan pada kamarmu hingga terlihat tampak lebih luas, meskipun jendela sedang tidak dibuka.

3. Atur Pencahayaan yang Tepat

dekor kamar tidur kecil

Tidak bisa dipungkiri, cahaya yang memadai menjadi salah satu trik paling simpel untuk menghasilkan pandangan yang tampak lebih luas di ukuran kamar yang tidak seberapa. Pastikan kamu menggunakan lampu bercahaya putih agar kamarmu terasa lebih luas. Jika terbiasa dengan adanya lampu tidur, jangan memilih stand lamp yang ditaruh pada kabinet. Gunakan lampu hias gantung di kamar untuk mendapatkan pencahayaan di malam hari.

4. Letakkan Tempat Tidur di Pinggir Ruangan

desain interior kamar tidur sempit

Penempatan tempat tidur juga bisa memberi efek terhadap luas kamarmu. Kalau kamarmu agak sempit, Sebaiknya letakkan tempat tidurmu menempel ke dinding atau sudut ruangan. Ini akan memberikan ruang gerak yang lebih buat melakukan aktivitas selain tidur malam. Meletakkan tempat tidur di tengah ruangan hanya membuat ruang kosong di kamarmu menjadi minim.

interior kamar tidur kecil minimalis

Penempatan tempat tidur juga bisa memberi efek terhadap luas kamarmu. Kalau kamarmu agak sempit, Sebaiknya letakkan tempat tidurmu menempel ke dinding atau sudut ruangan.

desain kamar tidur sempit

Ini akan memberikan ruang gerak yang lebih buat melakukan aktivitas selain tidur malam.

Meletakkan tempat tidur di tengah ruangan hanya membuat ruang kosong di kamarmu menjadi minim.

5. Gunakan seprai polos

menyiasati kamar tidur sempit

Ketika menemui ruangan yang sempit, termasuk kamarmu, salah satu cara untuk membuatnya tampak luas adalah dengan menyingkirkan berbagai corak berlebihan yang bisa membuat ruangan tersebut terkesan semakin penuh, termasuk di seprai yang kamu pakai. Seprai-seprai polos dengan warna-warna terang bisa menjadi pilihanmu dalam hal ini.

6. Gunakan Rak Dindingjendela kamar tidur kecil

Menghiasi dinding dengan lukisan, poster, maupun hoopart sudah lazim digunakan orang untuk mempercantik ruangan, termasuk kamar tidur. Tapi selain itu, dinding juga bisa kamu fungsikan untuk mengubah kamarmu agak tampak lebih luas dengan menaruh rak dinding maupun gantung! Jadi, rak buku maupun kabinet kecil bisa kamu usir dari kamarmu sehingga kamarmu menjadi lebih lega.

7. Cermin Besar? Kenapa Tidak?

kamar tidur kecil

Nah, untuk memaksimalkan efek kamar yang luas, pasanglah cermin besar di salah satu ruas sisi kamar. Cermin ini bisa mengubah luas kamarmu tampak menjadi dua kali lipat dari ukuran sebenarnya. Setidaknya dengan pandangan yang luas ini, kamu tidak akan merasa sedang berada di ruangan yang kecil. Selain memberikan efek luas, cermin ini juga sangat berguna untuk memastikan penampilanmu oke sebelum keluar kamar.

design kamar tidur kecil

Membuat kamar menjadi terlihat lebih luas sebenarnya cukup mudah. Trik-trik simpel di atas bahkan bisa lakukan sendiri tanpa bantuan profesional. Intinya adalah membuat kamar sesuai karaktermu, namun tetap memperhatikan fungsi dan pencahayaan yang tepat. Kamar luas dan lapang hasil kerja kerasmu ini pasti bisa membuatmu makin betah dan produktif, walau hanya di dalam ruang tidur.

Kain Tenun Lawe: Menyebarkan ‘Virus’ Cinta Tenun ke Generasi Muda

kain tenun lawe

Saat gema untuk mencintai produk lokal makin terdengar, nyatanya kain tenun masih perlu berjuang untuk ‘dicintai’ masyarakat Indonesia.

Ketika bicara mengenai kain tradisional, batik mungkin adalah kata yang pertama terlintas di benak kamu. Namun sebenarnya, Indonesia punya lebih banyak kain yang perlu kamu kenali.

Ya, kain tradisional ialah satu hal yang membuat Indonesia memiliki daya tarik di mata dunia. Hampir setiap daerah di Indonesia mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga

Papua memiliki hasil tenun dan pakaian khasnya masing-masing. Melihat hal ini tentu akan sangat disayangkan jika potensi yang ada tidak dimaksimalkan sebaik mungkin.

Hal itulah yang menjadi bekal Lawe dalam mengembangkan usaha tenun tradisional khas Indonesia.

Fitria Werdiningsih, Manager Unit Bisnis Lawe menceritakan bagaimana ia dan kelima founder Lawe berjuang untuk mengembangkan tenun tradisional Indonesia melalui pemberdayaan perempuan.

Lahirnya Lawe

kain tenun lawe

Secara jiwa, Fitri mengakui bahwa Lawe adalah sebuah social enterprise. Namun sebagai sesuatu yang legal, ia menyebutnya sebagai sebuah perhimpunan.

Perhimpunan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenun agar menjadi produk yang lebih modern dan fungsional dengan memberdayakan perempuan.

Lawe lahir di akhir tahun 2014, ketika para founder-nya melihat problem yang menghambat perkembangan industri kain tenun tradisional. “Problemnya ada di pemasaran itu sendiri. Indonesia sudah sangat kaya dengan tenun tradisional. Tapi kesulitan mereka adalah bagaimana menemukan pasar, karena kain tenun itu cukup mahal,” tutur Fitri.

Karena dibuat dengan tangan dan butuh waktu pengerjaan yang lama, harga kain tenun cenderung lebih mahal. Untuk menyiasatinya, Lawe mengolah kain tenun menjadi satu bentuk baru seperti dompet, gantungan kunci, tas, dan pakaian yang unik. Dengan membuat produk turunan dari tenun, masyarakat dapat menikmati tenun dengan harga yang lebih terjangkau. Berbasis di Yogyakarta, Lawe pun berusaha mengembangkan kain tenun dari Lombok, Lampung, Pontianak, bahkan hingga ke Nusa Tenggara Timur.

Sejatinya nama Lawe telah berkibar jauh sebelum perhimpunan didirikan. Pada tahun 2004 silam, beralaskan kegemaran dan kepedulian yang sama akan kain tenun tradisional, Adinindyah bersama keempat rekannya mencetuskan untuk mendirikan Lawe. “Lawe yang mengelola ibu Adinindyah. Keempat orangnya adalah Ita Natalia, Paramita Iswari, Rita Anita, dan Westiani Agustin yang merupakan silent partner. Lawe sudah bertahan 12 tahun dengan tim ada 18 orang,” jelas Fitri

Dalam perjalanannya, Lawe menjunjung konsep membagi keuntungan yang didapat demi kepentingan bersama, antar pemilik dan pengrajin atau anggotanya. Hal ini dijalankan demi melangsungkan pemberdayaan manusia. “Lawe milik kita bersama. 18 orang yang bekerja di Lawe ini kita anggap owner-nya. Majunya Lawe, itu berarti majunya kita semua,” ucap Fitri.

Mother friendly working hours

Karena umumnya dikerjakan oleh perajin perempuan. Untuk itu, Lawe memiliki satu jargon yang menjadi ide besar mereka, yakni ‘Mother Friendly Working Hours’. Dengan ini, setiap pengrajin yang bekerja untuk Lawe tak perlu datang. Mereka tetap bisa di rumah, merawat anak-anaknya, bersosialisasi dengan tetangga, namun tetap menghasilkan.

“Jadi, mereka tetap bisa kerja di rumah. Bahan untuk jahitannya itu kita antar, terus mereka jahit sesuai dengan waktu yang ditentukan. Kalau sudah jadi, mereka hubungi kami dengan tagihan dan kita bayar langsung,” jelas Fitri.

Fitri menambahkan, bahwa kini ada sekitar 25 penjahit yang bernaung di bawah Lawe. Itu khusus untuk penjahit saja. Sementara di tim penenun, Lawe membaginya jadi 3 kelompok; yakni kelompok tenun syal, stagen dan lurik.

Meracuni Generasi Muda

Kesan ‘tua’ memang sepertinya masih menjadi sesuatu yang lekat dari tenun, terlebih kain lurik. “Kalau batik sekarang sudah lebih banyak dipakai orang. Tapi kalau bicara tenun, apalagi lurik, orang hanya ingat kalau itu kain yang biasa dipakai rakyat jelata. Kesannya lusuh gitu,” cerita Fitri. Kehadiran Lawe dengan desain dan warna-warna cerah adalah usaha untuk memudarkan stigma tersebut. Kolaborasi dengan desainer-desainer muda Yogyakarta lewat ‘Weaving for Life’, sebuah project pengenalan tenun lewat pendekatan fashion masa kini sejak 2009, diharapkan dapat menjadi cara untuk menularkan ‘virus’ cinta tenun pada generasi muda.

Selain ingin membuat masyarakat kenal dan cinta pada tenun, Lawe juga berusaha melestarikan profesi penenun yang kini sudah ditinggalkan. Minimnya antusias generasi muda menjalani pekerjaan ini menyebabkan profesi penenun terancam punah.

“Sekarang penenun itu sudah tua-tua. Sepuh-sepuh,” ujar Fitri. Di saat potensi kain tradisional memiliki peluang, di lain sisi pengrajinnya semakin loyo. Karena hal inilah Lawe memiliki program yang teramat penting, yakni meregenerasi pengrajin tenun Indonesia.

Jujur saja, regenerasi di tingkat ini memang terlihat minim. Hal ini pun diakui Fitri, sebagai salah seorang yang menjadi saksi dari pengembangan budaya kain tenun. Sebenarnya jika dijalankan dengan sungguh-sungguh, potensi ini bisa menjadi mata pencaharian utama bagi para penenun.

“Kami ingin ‘meracuni’ lebih banyak lagi pengrajin perempuan. Perlu regenerasi agar tenun Indonesia terus berlanjut,” imbuhnya.

Di balik itu semua, Lawe memiliki segudang rencana untuk dijalankan. Salah satunya kebutuhan ekspor. “Kita bisa menunjukkan ke dunia kalau kain tradisional Indonesia ini harta kartun yang sangat indah. Kami mau bisa ekspor, tapi hambatannya susah bersaing untuk harga,” jelas Fitri.

Dari ceritanya, ia pernah pergi ke Vietnam dan Paris untuk menghadiri pameran di tahun 2014. Lurik yang dibawa jauh dari Indonesia masih dipandang sebelah mata. Dalam arti, orang menganggap produk yang ia bawa serupa dengan hasil kain tekstil dari mesin. Dinilai dari stripe-nya yang berulang dan rapi sehingga terlihat generik. “Kalo nggak ngerasain teksturnya pasti orang nggak akan tau kalo ini tuh tradisional,” tambahnya.

Harapan Lawe untuk mengembangkan kain tenun tradisional Indonesia setidaknya satu langkah mulia yang patut kita acungkan jempol. Usaha kerajinan tangan dengan kearifan lokal melekat pada akhirnya akan menjadi kebanggaan kita tersendiri.

Nah, buat kamu yang mau belajar tentang kain tenun tradisional Indonesia, Lawe membuka craft class setiap hari Selasa di Tegal Kenongo RT 3/ RW 8 No 82, DK 4, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, DIY. Tenang, semuanya gratis!

6 Cara Hemat Budget Pernikahan yang Perlu Kamu Coba

menyusun anggaran pernikahan

Biaya pernikahan yang tidak sedikit kerap jadi alasan banyak orang menunda pernikahannya. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghemat biaya pernikahan namun tetap membuatnya berkesan. Nggak percaya? Coba pertimbangkan enam tips pernikahan hemat ini supaya hari bahagiamu segera terlaksana.

1. Seleksi Tamu Undangan

Biaya terbesar dalam sebuah pesta pernikahan adalah makanannya. Untuk hal ini, jumlah tamu undangan sangat memengaruhi anggaran makan yang perlu kamu dan pasangan persiapkan. Jadi, sedari awal seleksi tamu yang akan diundang. Cukup undang mereka yang benar-benar dekat denganmu. Selain bisa menghemat anggaran, jumlah tamu yang terbatas juga membuat suasana resepsimu nanti lebih akrab dan berkesan.

menyusun anggaran pernikahan

2. Tak Perlu Cetak Undangan

Masih terpaku pada undangan konvensional dalam bentuk fisik? What a waste! Karena mayoritas undangan akan langsung dibuang begitu diterima. Padahal, satu undangan bisa berharga minimal Rp5000 untuk ukuran standar. Nah, biaya ini lebih baik dialihkan untuk kebutuhan lain. Masalah undang-mengundang, kamu bisa memanfaatkan layanan pesan instan secara personal.

3. Pilih Souvenir Unik dan Terjangkau

Pesta pernikahanmu mungkin kurang meriah bila tidak dilengkapi dengan souvenir bagi para tamu undangan. Tidak perlu mahal-mahal, nyatanya kamu bisa kok mencari souvenir dengan harga terjangkau dari para perajinnya langsung, salah satunya bisa lewat Qlapa. Carilah suvenir unik yang sifatnya custom agar para tamu bisa selalu mengenang pesta pernikahanmu yang seru.

4. Outdoor Party? Kenapa Tidak?

Sewa gedung itu mahal! Serius! Akan lebih hemat jika kamu mencoba menyelenggarakan pesta pernikahan di luar ruangan. Konsep garden party bisa menjadi pilihan dengan memanfaatkan halaman rumahmu atau ruang terbuka lainnya. Yang jelas, kamu bisa menghemat jutaan untuk tidak memilih gedung sebagai venue resepsi pernikahanmu.

5. Tidak Perlu Beli, Cukup Sewa Baju Pernikahan

Daripada harus membeli maupun menjahit baju pernikahanmu dan pasangan hingga nilai belasan juta, lebih baik kamu menyewanya, bukan? Apalagi, kini banyak paketan pernikahan yang sudah termasuk penyewaan baju kedua mempelai di dalamnya. Dengan demikian, kamu tidak perlu mengeluarkan budget tambahan untuk kostum di hari istimewamu nanti

6. Manfaatkan Teman dan Sahabat

Orang bilang, teman yang baik adalah yang selalu bisa diandalkan. Nah, inilah saat yang tepat untuk menggunakan keterampilan teman-temanmu untuk membantu mewujudkan hari pernikahanmu. Punya teman yang jago make up? Minta dia untuk mendandani kamu. Teman yang jago cuap-cuap? Ajak dia untuk jadi MC di hari pernikahanmu. Teman jago fotografi? Minta dia jadi fotografermu. Dengan mengajak beberapa teman dan sahabat untuk menggantikan jasa profesional, dijamin kamu bisa memangkas biaya pernikahanmu dengan maksimal!

Tips Merawat Produk Bekulit Sintetis

merawat kulit sintetis

Supaya Tidak Cepat Terkelupas, Begini Tips Rawat Produk Kulit Sintetis

Produk berbahan kulit memang punya pesonanya sendiri. Selain terlihat eksklusif, barang-barang berbahan kulit juga memberi kesan berbeda bagi pemakainya.

Namun karena alasan harga yang tidak murah, alternatif berupa produk dari bahan kulit sintetis pun bermunculan.

Buat kamu yang suka dengan produk kulit sintetis, pasti banyak yang sudah sering menjumpai kasus dimana kulit sintetis pada tas, ikat pinggang, sepatu, dan aksesoris lainnya pecah, terkelupas atau rusak.

Memang pada dasarnya karakteristik kulit sintetis tidak setangguh dan seawet kulit asli. Oleh karena itu, produk berkulit sintetis harus mendapat perawatan dan perhatian ekstra untuk menjaga kondisinya agar tetap prima.

Pada dasarnya, kerusakan pada produk kulit sintetis disebabkan oleh 2 hal yaitu :

merawat kulit sintetis

Sinar Terik Matahari

Sinar Ultra Violet B ( UVB) sangat berpengaruh pada struktur molekul pembentuk kulit sintetis. Alhasil, hampir semua komponen plastik dan sintetis akan mudah pecah dan terkelupas jika terpapar sinar matahari secara langsung.

Perubahan Suhu/Cuaca

Selain sinar matahari yang bisa merusak kualitas produk kulit sintetis, perubahan suhu dan cuaca juga akan menyebabkan kerusakan permanen pada barang kamu. Terutama jika produk tersebut sama sekali tidak ditambah dengan bahan fiber alami ( misalnya kain katun), maka kerusakan akan terjadi lebih cepat lagi.

Lalu, bagaimana caranya supaya produk berkulit sintetis dapat digunakan lebih lama, lebih awet, dan tidak gampang rusak? Begini nih caranya :

menjaga kulit sintetis agar awet

Gunakan minyak khusus perawatan kulit asli.

Cegah kerusakan dari kulit sintetis barang – barang kesayangan kamu dengan minyak khusus perawatan kulit asli yang tersedia di pasaran. Produk ini sering digunakan oleh pecinta tas dan produk kulit asli, namun tidak ada salahnya jika kamu menggunakannya untuk tas kulit sintetis kamu.

Lapisan minyak ini akan melindungi paparan sinar matahari dan menambah kelembutan dan fleksibilitas kulit sintetis dengan baik.

Alternatif yang tidak kalah ampuh: baby oil

Baby Oil paling sering digunakan untuk menjaga kelembaban dan kelembutan kulit bayi dari perubahan suhu ruangan atau cuaca. Jadi , dengan prinsip yang sama baby oil juga akan menjaga kualitas produk kulit sintetis kamu.

Manfaatkan produk leather conditioner.

Leather conditioner sering digunakan juga untuk produk sofa kulit di rumah, baik berbentuk spray atau krim. Oleskan produk ini di permukaan kulit sintetis sebagai pelindung dari percikan air dan perubahan cuaca. Selain itu, leather conditioner juga ampuh untuk melembutkan dan memberikan kilau yang indah untuk tas, sepatu, dan produk-produk kulit sintetis lainnya.

Nah, saatnya merawat benda-benda kesayangan kamu yang menggunakan produk sintetis!

Lebih dekat dengan Canting Hijau, Batik Ramah Lingkungan

canting hijau

Sekadar mengenakan batik, semua orang bisa. Namun mungkin banyak yang tidak sadar kalau yang dipakai bukanlah batik yang ‘sebenarnya’.

Jika bicara batik, rasanya hampir semua orang punya setidaknya satu baju atau kain batik di lemarinya.

Batik umumnya dipakai saat pergi ke acara-acara resmi meskipun kini sudah banyak alternatif model yang bisa digunakan sehari-hari.

Hal ini tentu saja patut diapresiasi, karena kesadaran masyarakat untuk kembali menggunakan kain tradisional sudah mulai terasa gaungnya.

Sayangnya hal ini kadang tidak sejalan dengan pemahaman masyarakat tentang batik yang sesungguhnya.

canting hijau

Pada umumnya, kita merujuk batik lebih pada motif yang ada pada kain. Padahal sejatinya menurut KBBI, batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu.

Faktanya, yang banyak beredar di pasaran adalah kain print bermotif batik yang tentu saja menghilangkan esensi dari batik sendiri.

Kain tersebut hanya dicetak dengan mesin dan tidak melalui proses pembatikan oleh manusia. Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian William Wimpy, pendiri brand Canting Hijau. “Sekarang bukan lagi waktunya untuk mengenalkan saja batik, tapi pemahaman.

Dengan begitu kita jadi tahu apa yang kita perjuangkan dan lebih menghargai batik.

Mulai dari cara membuat, arti motif dan filosofinya,sehingga kecintaan kita terhadap batik menjadi cinta yang beresensi, bukan sekedar cinta kosong penuh sensasi,” ujar pria yang pernah menjadi finalis Putra-Putri Baik Nusantara.

Kontribusi Nyata di Dunia Batik

Dalam perannya sebagai duta batik, William merasa perlu melakukan kontribusi nyata dalam melestarikan batik. Terlebih dengan hadirnya kain batik print dengan harga yang lebih murah, yang sedikit demi sedikit mengancam keberadaan para perajin batik.

“Kami ingin membuat batik yang didesain dengan kekinian agar virus-virus cinta batik dapat mudah tersebar di generasi muda,” katanya. Berkat pertemuannya dengan Septiyani Haryono, pada 2014 ia mendirikan Canting Hijau, sebuah brand yang mengusung satu konsep batik yang memiliki nilai-nilai art, earth, fashion, dan culture.

Misi Canting Hijau juga amat mulia. Dengan mengedepankan konsep sustainable, yaitu menghasilkan profit yang searah dengan dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan, mengutamakan pemberdayaan para pembatik di daerah, menyerap tenaga kerja dengan membayar upah yang cukup, dan tetap menjaga lingkungan dari kerusakan. Sebuah konsep yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi dunia perbatikan Indonesia.

Cinta Batik, Cinta Bumi

Melestarikan batik menjadi salah satu dasar awal terbentuknya brand yang berbasis di Bandung ini. Untuk itu selain mempertahankan motif batik yang telah ada, Canting Hijau juga menciptakan motif batik tersendiri seperti Bhatara Kara, Kembang Jaipong, dan Wayang Cepot Bandung yang mengangkat kearifan lokal.

Sejalan dengan namanya produk yang dihasilkan Canting Hijau menggunakan bahan katun (organik) dengan mayoritas pewarnaan menggunaan pewarna alam. Konsep ‘zero waste production’ diterapkan dengan menghasilkan aksesoris batik dari limbah kain perca, dan ‘zero waste distribution’ dengan menggunakan kantong belanja yang terbuat dari kertas hasil daur ulang.

Tidak Selalu Mulus

Dalam membangun usaha, tentu saja tak selamanya perjalanan yang ia alami berjalan lancar. Produk Canting Hijau yang berupa kemeja, dress, blouse, tas, dan aksesoris berbahan batik, pada awalnya dijual kepada saudara dan kerabat dekat. Selangkah demi selangkah pemasarannya juga dilakukan menggunakan social media. Hingga pada akhirnya ia memberanikan diri untuk mengikuti sebuah bazaar ternama dan menyewa booth dengan harga yang cukup mahal. “Barang kami dua hari pertama tidak terjual sama sekali karena salah target pasar. Kami sempat merasa down dan sangat kecewa,” tandas alumni Institut Teknologi Bandung jurusan teknik kimia ini.

Meski sempat rugi, namun hal ini tidak membuatnya menyerah. Setelah mengevaluasi dari kegagalan yang sebelumnya, mereka pun menemukan formula yang tepat untuk Canting Hijau. Strategi pemasaran online dan offline terus dijalankan. Produk-produk Canting Hijau dijual melalui pemeran-pameran offline, department store, dan secara online, salah satunya di Qlapa.com.

Mimpi Besar Canting Hijau

Meski baru menginjak tahun kedua, namun Canting Hijau sudah mulai menorehkan namanya di ajang prestisius. Salah satunya adalah dengan bisa menampilkan karyanya dalam event Indonesia Fashion Week (IFW) 2017, sebuah ajang paling bergengsi di dunia fashion Indonesia.

Kebanggaan lainnya adalah saat Willy membawa Canting Hijau menjuarai sebuah perlombaan bersama sebuah brand susu dan Wirausaha Muda Berprestasi 2016. Ia pun berkesempatan terbang ke Seattle, Amerika Serikat pada bulan November 2016 untuk menjadi yang pertama menampilkan batik Indonesia pada acara Eco Fashion Week terbesar di dunia. Produk batik dari Canting Hijau yang ditampilkan dalam fashion show pada Eco Fashion Week tersebut mendapat sambutan yang sangat positif di mata warga Amerika dan Canting Hijau saat ini dapat ditemukan di salah satu butik di Seattle, Amerika Serikat.

Ke depannya, Canting Hijau masih terus bekerja keras untuk mencapai misi besarnya, yaitu membangun perkampungan batik pewarna alam di tahun 2020 dan menyerap tenaga kerja hingga 200 orang untuk menunjang kebutuhan batik di Tanah Air maupun di tingkat Internasional. Sehingga dapat berkontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia.

Memecahkan Piring Hingga Disiram Air Kotor, Inilah 5 Tradisi Unik Pernikahan Di Dunia

Yunani Pecahkan Saja Piringnya

Hari pernikahan dipercaya sebagai hari yang sakral bagi pengantin, tak heran jika berbagai kebudayaan memiliki tradisi sendiri untuk memaknainya.

Misalnya prosesi Midodareni di adat Jawa, hingga Malam Bainai’ di Sumatera Barat. Rupanya, bukan hanya Indonesia yang memiliki beragam tradisi pernikahan yang berkesan.

Kelima negara ini memiliki tradisi pernikahan unik yang maknanya pun akan membuat kamu merasa kagum sendiri dengan kebudayaan tersebut.

Jerman: Pengantin Perempuan Diculik

Jerman Pengantin Perempuan Diculik

Apa yang terjadi bila sang pengantin perempuan mendadak hilang karena ketika acara pernikahan berlangsung? Panik pastinya. Namun, di Jerman, tradisi ini benar-benar ada dan kerap dilakukan. Di tengah pesta, pengantin perempuan akan diculik dan mempelai pria mesti mencarinya hingga berkeliling kota. Hal ini untuk membuktikan keteguhan dan kemampuan mempelai pria dalam menjaga pasangannya kelak.

Yunani: Pecahkan Saja Piringnya

Yunani Pecahkan Saja Piringnya

Di Yunani, ada tradisi pernikahan yang cukup unik setiap acara perkawinan digelar, yakni memecahkan piring. Seperti melempar bunga, pasangan pengantin akan bersama-sama melempar piring ke lantai sebagai wujud kesiapan mereka menghadapi tantangan dalam bahtera rumah tangga.

Malaysia: Tidak Boleh ke Kamar Mandi Selama 3 Hari

Tidak perlu jauh-jauh keliling dunia untuk mencari tradisi pernikahan unik. Nyatanya, di Tidong, Sabah, Malaysia; ada tradisi yang “cukup gila”. Yakni dengan tidak mengizinkan kedua mempelai masuk ke kamar mandi sejak tiga hari sebelum acara pernikahan berlangsung. Kamar mandi dianggap sebagai sumber sial yang apabila dimasuki oleh calon mempelai akan membuat perjalanan pernikahannya bermasalah, mulai dari pertengkaran hingga kematian. Ouch!

Mauritania: Penggemukan Paksa Mempelai Wanita

Kalau banyak pengantin mati-matian diet demi tampil ramping di hari bahagianya, maka berbeda dengan negara ini. Di sebuah negara bernama Mauritania, kecantikan seorang wanita dilihat dari seberapa subur badannya. Maka dari itu, khusus menjelang pernikahan, para pengantin ‘dipaksa’ untuk menggemukkan tubuhnya. Berbagai makanan berlemak dan susu kambing dalam pori besar harus dimakan setiap hari. Selain lambang kecantikan, mempelai wanita harus tampak gemuk guna menunjukkan kesuburannya.

Skotlandia: Disiram Cairan Kotor

Kalau di Indonesia seringkali dilihat acara pelemparan air selokan ataupun telur kepada orang yang berulang tahun, di Skotlandia hal ini diterapkan kepada calon pengantin. Sehari sebelum acara pernikahan, biasanya kerabat dan teman-teman kedua mempelai akan menyirami calon pengantin tersebut dengan air kotor. Meskipun terkesan jorok, makna tradisi ini sangat dalam sebab berisi doa agar calon suami-istri tersebut dihindarkan dari nasib buruk.

Selain lima tradisi unik di atas, masih banyak negara yang memiliki kebiasaan pernikahan yang bisa membuatmu tercengang, loh. Penasaran atau ingin mencoba mempraktikannya tradisi-tradisi unik tersebut dalam acara pernikahanmu maupun sahabat?